Thursday, 03 September 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Tanam Serentak Program BASAGA, Bupati Aceh Selatan Dorong Percepatan Masa Tanam dan Swasembada Pangan

Tanam Serentak Program BASAGA, Bupati Aceh Selatan Dorong Percepatan Masa Tanam dan Swasembada Pangan

ACEH SELATAN, — Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menggelar kegiatan **tanam serentak pada lahan Program Bajak Sawah Gratis (BASAGA)**, Selasa (18/8/2026). Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu petani sekaligus mempercepat masa tanam.

 

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., M.Sos, menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah. Selain menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, pertanian juga dinilai penting dalam menjaga ketahanan pangan, menekan angka kemiskinan, serta menggerakkan perekonomian gampong.

 

Menurutnya, tingginya biaya pengolahan lahan pada awal musim tanam menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petani. Karena itu, Pemkab Aceh Selatan menghadirkan **Program BASAGA** sebagai bentuk komitmen untuk meringankan beban petani, memangkas biaya produksi, dan memastikan percepatan masa tanam dapat dilakukan secara serentak serta tepat waktu.

 

Melalui program tersebut, pemerintah berharap tidak ada lagi lahan yang terbengkalai atau keterlambatan tanam akibat kendala biaya pengolahan tanah.

 

**“Pemerintah hadir bersama para petani, bahu-membahu demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Aceh Selatan.”**

 

Bupati juga menilai tanam serentak memiliki sejumlah manfaat, antara lain membantu mengoptimalkan pengendalian hama, meningkatkan efisiensi pengairan, serta menciptakan keseragaman waktu panen.

 

Para petani, kelompok tani dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) diminta memanfaatkan Program BASAGA sebaik-baiknya. Pemerintah berharap dukungan tersebut mampu meningkatkan produktivitas hasil panen dan kesejahteraan keluarga petani.

 

Bahkan, Aceh Selatan ditargetkan dapat menjadi salah satu **lumbung pangan utama di Provinsi Aceh**.

 

Bupati turut menginstruksikan Dinas Pertanian, para camat dan keuchik untuk mengawal pelaksanaan program secara **transparan, tepat sasaran dan berkesinambungan**, serta memastikan setiap lahan yang mendapatkan layanan bajak gratis benar-benar menghasilkan padi berkualitas.

 

Kegiatan tanam serentak ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong terciptanya ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat Aceh Selatan.[]