Thursday, 03 September 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Pejabat Tinggi Pemprov Sumbar Akui Ada dalam Video Viral, Mundur dari Jabatan — Tim Ad Hoc Mulai Periksa

Pejabat Tinggi Pemprov Sumbar Akui Ada dalam Video Viral, Mundur dari Jabatan — Tim Ad Hoc Mulai Periksa

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bergerak cepat menyikapi beredarnya sebuah rekaman video di media sosial yang diduga melibatkan salah satu pejabat tinggi di lingkungan pemerintahan daerah.

 

Pejabat yang dimaksud diketahui menjabat sebagai **Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Sumbar**. Setelah dipanggil untuk memberikan klarifikasi, pejabat tersebut mengakui bahwa dirinya merupakan salah satu orang yang terdapat dalam rekaman video yang kini menjadi perhatian publik.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar, **Arry Yuswandi**, mengatakan Pemprov Sumbar langsung mengambil langkah setelah menerima informasi dan rekaman yang beredar luas.

 

“Begitu kami menerima rekaman yang beredar, kami langsung mengambil langkah dengan memanggil pihak yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi,” ujar Arry di Padang, Senin (24/8/2026).

 

Hasil klarifikasi awal yang dilakukan bersama Asisten II Setda Sumbar menyebutkan bahwa pejabat tersebut mengakui keberadaannya dalam video. Di tengah proses pemeriksaan, yang bersangkutan juga telah menyerahkan **surat pengunduran diri dari jabatannya sebagai Kepala Biro PBJ Setda Sumbar**.

 

Perkembangan kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada Gubernur Sumatera Barat. Gubernur mengarahkan agar penanganan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

### Tim Ad Hoc Dibentuk

 

Untuk memastikan fakta sebenarnya, Pemprov Sumbar membentuk **Tim Pemeriksa Ad Hoc**. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Sumbar dan beranggotakan Inspektur, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), serta Asisten II selaku atasan langsung pejabat terkait.

 

Arry menegaskan pemeriksaan akan dilakukan terhadap seluruh fakta dan keterangan yang diperlukan sebelum pemerintah menentukan langkah berikutnya.

 

“Insyaallah, proses pemeriksaan akan segera dimulai. Tim akan memeriksa seluruh fakta dan keterangan yang diperlukan secara objektif, kemudian memberikan rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

 

Pemprov Sumbar selanjutnya akan menentukan tindakan berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Ad Hoc. Jika nantinya terbukti terdapat pelanggaran disiplin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sanksi tegas akan diberikan sesuai peraturan yang berlaku.

 

Publik kini menunggu hasil pemeriksaan resmi Pemprov Sumbar untuk mengetahui fakta sebenarnya di balik rekaman video yang viral tersebut.[]