Thursday, 03 September 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Kapolres Aceh Selatan Beri Kursi Roda untuk Ikram, Wujud Kepedulian di HUT ke-81 RI

Kapolres Aceh Selatan Beri Kursi Roda untuk Ikram, Wujud Kepedulian di HUT ke-81 RI

ACEH SELATAN — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan jajaran Polres Aceh Selatan. Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., menyerahkan bantuan kursi roda kepada Ikram (7), anak penyandang disabilitas asal Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan.

 

Selain kursi roda, Kapolres juga memberikan bantuan bahan pokok makanan serta makanan tambahan berupa susu UHT dan telur kepada keluarga Ikram. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian Polri terhadap warga yang membutuhkan, sekaligus bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Ikram merupakan anak kedua pasangan Masrijal dan Liza Desfita. Sejak lahir, Ikram mengalami kondisi kesehatan bawaan sehingga membutuhkan pendampingan khusus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

 

Bagi keluarga, bantuan kursi roda tersebut memiliki arti penting. Kehadiran alat bantu itu diharapkan dapat memudahkan aktivitas Ikram sekaligus meringankan beban keluarga dalam memberikan pendampingan.

 

Kapolres Aceh Selatan mengatakan, kepedulian kepada masyarakat merupakan bagian dari tugas Polri untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung.

 

> “Polisi harus hadir dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.”

 

Menurutnya, makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Di balik bantuan tersebut, terdapat perjuangan keluarga Ikram dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sang ayah, Masrijal, bekerja sebagai nelayan dan harus melaut dalam waktu cukup lama. Sementara sang ibu, Liza Desfita, sehari-hari mendampingi Ikram serta memastikan kebutuhan dan kondisi kesehatannya tetap terpantau.

 

Liza pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Kapolres Aceh Selatan. Ia berharap kebaikan tersebut menjadi amal dan mendapat balasan terbaik.

 

Meski memiliki kondisi bawaan sejak lahir, kondisi fisik Ikram disebut terus menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Keluarga juga tetap melakukan pemantauan kesehatan secara berkala.

 

**Pesan yang menyentuh dari kisah ini:** kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, memberikan harapan, dan memastikan tidak ada masyarakat yang merasa berjalan sendirian.[]