MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperkuat sektor kesehatan dengan menitikberatkan pada langkah preventif dan promotif sebagai strategi utama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Aceh Barat yang membahas berbagai program pelayanan kesehatan di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa puskesmas harus lebih aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi kesehatan. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat memiliki kesadaran untuk menerapkan pola hidup sehat serta rutin memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi menebak-nebak penyakit yang diderita, terutama penyakit yang berpotensi membahayakan organ vital seperti ginjal. Setiap keluhan kesehatan diharapkan segera diperiksakan ke puskesmas sehingga dokter maupun tenaga kesehatan dapat memberikan diagnosis dan pengobatan yang tepat sesuai kondisi pasien.
Selain itu, program pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga juga menjadi perhatian serius. Puskesmas diminta mengoptimalkan pelayanan bagi pasien yang menderita penyakit menahun maupun masyarakat yang mengalami keterbatasan untuk berobat ke rumah sakit. Program jemput bola tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh warga mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kesehatan ibu dan anak. Pemerintah meminta seluruh ibu hamil didata secara menyeluruh dan mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan, termasuk pemeriksaan USG melalui puskesmas. Upaya ini bertujuan memastikan kondisi ibu dan bayi tetap sehat sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi di Aceh Barat.
Di sisi lain, kualitas pelayanan puskesmas juga menjadi sorotan. Pemerintah menegaskan bahwa kehadiran tenaga medis, khususnya dokter, harus terjamin di setiap puskesmas. Selain itu, seluruh kebutuhan fasilitas kesehatan diminta didata secara lengkap agar dapat segera dipenuhi guna mendukung pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Saat ini, dari sejumlah puskesmas yang ada di Aceh Barat, sebanyak tujuh puskesmas telah dipimpin oleh kepala puskesmas yang berlatar belakang dokter. Kondisi tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas manajemen dan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.
Pemerintah Aceh Barat berharap sinergi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, tenaga medis, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan merata bagi seluruh warga.[]