Tuesday, 13 October 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Senayan Dengarkan Suara Wong Cilik, Masa Depan Pedagang Kaki Lima Dibahas Serius

Senayan Dengarkan Suara Wong Cilik, Masa Depan Pedagang Kaki Lima Dibahas Serius

JAKARTA – Ekonomi rakyat tidak hanya tumbuh dari pusat-pusat perbelanjaan modern, tetapi juga dari trotoar, pasar tradisional, dan lapak-lapak kecil yang setiap hari menjadi sumber penghidupan bagi jutaan keluarga Indonesia.

 

Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menerima serta berdiskusi dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

 

Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan dan perkembangan sektor perdagangan, khususnya terkait keberadaan, perlindungan, dan pemberdayaan pedagang kaki lima di berbagai daerah. Selain itu, turut dibahas pentingnya menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat, tertib, dan kondusif bagi pelaku usaha kecil.

 

Pedagang kaki lima dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, keberadaan mereka menjadi salah satu penopang utama ekonomi kerakyatan yang mampu menyerap tenaga kerja dan menjaga perputaran ekonomi di tingkat bawah.

 

"Pedagang kaki lima adalah wajah ekonomi rakyat yang terus bergerak. Suara mereka layak didengar hingga ke ruang-ruang kebijakan," demikian pesan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut.

 

Berbagai pihak berharap hasil diskusi ini dapat melahirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pelaku usaha kecil, sehingga mereka dapat berkembang, mendapatkan perlindungan hukum, serta akses yang lebih luas terhadap pembinaan dan pemberdayaan ekonomi.[]