Monday, 20 July 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Muhammad Nasir Resmi Nahkodai KORPRI Aceh, Dorong ASN Adaptif dan Perkuat Pelayanan Publik

Muhammad Nasir Resmi Nahkodai KORPRI Aceh, Dorong ASN Adaptif dan Perkuat Pelayanan Publik

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Aceh periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (14/7/2026).

 

Selain Muhammad Nasir, turut dilantik jajaran pengurus KORPRI Provinsi Aceh beserta 20 Ketua Dewan Pengurus KORPRI kabupaten/kota se-Aceh.

 

Dalam sambutannya, Muhammad Nasir menegaskan KORPRI memiliki peran strategis sebagai wadah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.

 

Menurutnya, KORPRI harus mampu menjadi motor penggerak lahirnya birokrasi yang adaptif, inovatif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.

 

“Pemerintah Aceh meyakini kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, ASN harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan netralitas, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif, produktif, dan berorientasi pada hasil,” ujar Nasir.

 

Ia juga menekankan bahwa semangat peningkatan kualitas ASN harus berjalan selaras dengan nilai-nilai keislaman, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi identitas Aceh.

 

Nasir menambahkan, tujuan utama KORPRI adalah meningkatkan kualitas pengabdian dan profesionalisme ASN. Menurutnya, tujuan tersebut hanya dapat tercapai jika setiap ASN terus mengembangkan kapasitas diri maupun institusinya.

 

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, menyebut ASN merupakan salah satu dari tiga pilar utama penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia bersama TNI dan Polri.

 

“Ada tiga pilar penyelenggaraan pemerintahan Indonesia, yaitu ASN, TNI, dan Polri. Karena itu, pimpinan KORPRI harus mampu menggerakkan ASN sebagai wajah penyelenggara negara,” kata Zudan.

 

Ia menjelaskan, sebagian besar pelaksanaan anggaran negara berada di tangan ASN sehingga perannya sangat menentukan keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Zudan juga memaparkan empat program prioritas KORPRI ke depan, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik melalui digitalisasi birokrasi, penguatan ideologi dan karakter ASN, perlindungan karier serta bantuan hukum bagi ASN, dan peningkatan kesejahteraan ASN.

 

Menurutnya, seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.[RD]