Monday, 20 July 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Mentan Tinjau Sentra Benih Kopi Gayo di Bener Meriah, Apresiasi Sinergi Pemerintah Aceh

Mentan Tinjau Sentra Benih Kopi Gayo di Bener Meriah, Apresiasi Sinergi Pemerintah Aceh

BENER MERIAH – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meninjau sentra produksi benih kopi arabika di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (14/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah bersama sejumlah kepala daerah dan pejabat Pemerintah Aceh.

 

Turut hadir dalam rombongan, Bupati Bener Meriah, Bupati Aceh Tengah, Bupati Gayo Lues, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Kepala Dinas Pangan Aceh, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh.

 

Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat pengembangan sektor pertanian di Aceh, khususnya komoditas kopi Gayo yang selama ini dikenal sebagai salah satu produk ekspor unggulan Indonesia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh beserta pemerintah kabupaten di wilayah tengah Aceh atas komitmen mereka dalam memajukan sektor pertanian. Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Aceh dan Kementerian Pertanian.

 

Menurut Amran, Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah termasuk kepala daerah yang aktif membangun komunikasi dengan Kementerian Pertanian sehingga berbagai kebutuhan di lapangan dapat ditangani lebih cepat.

 

"Komunikasi yang intens seperti ini sangat kami hargai karena mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan di lapangan," kata Amran.

 

Ia menegaskan Kementerian Pertanian akan terus memberikan dukungan bagi pengembangan pertanian di Aceh melalui berbagai program, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana hingga bantuan lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas petani.

 

Selain itu, Amran menilai produktivitas kopi Gayo terus mengalami peningkatan dengan nilai ekspor yang semakin menjanjikan. Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung melalui penyediaan benih unggul, pendampingan petani, dan penguatan rantai pasok agar manfaat ekonominya semakin dirasakan masyarakat.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pertanian di Aceh. Ia menilai kunjungan Menteri Pertanian menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan berbagai program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Fadhlullah juga menegaskan Pemerintah Aceh siap memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan pemerintah kabupaten guna meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga kualitas kopi Gayo, serta memperluas akses pasar demi meningkatkan kesejahteraan petani.

 

"Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Menteri Pertanian atas perhatian dan komitmen yang terus diberikan kepada Aceh. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah," ujar Fadhlullah.

 

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota akan terus diperkuat agar pembangunan sektor pertanian semakin optimal dan mampu meningkatkan daya saing kopi Gayo di pasar nasional maupun internasional[]

 

Sumber Humas Aceh