Diduga Tertukar Saat Beli Kacang di Samadua, Motor Honda Scoopy Putih Dibawa Orang
Admin
Redaksi Aceh Kreatif
10 October 2026
ACEH SELATAN,** – Seorang warga Gampong Kasiek Putih, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Kurniawati, berharap sepeda motor Honda Scoopy miliknya segera dikembalikan setelah diduga tertukar dengan kendaraan sejenis di sebuah toko grosir di Gampong Jilatang, Sabtu (10/10/2026).
Sepeda motor milik Kurniawati bernomor polisi BL 4143 TAJ. Sementara itu, sepeda motor yang tertinggal di lokasi bernomor polisi BL 6210 TAJ. Kedua kendaraan tersebut memiliki warna serupa, yakni putih
Kurniawati menuturkan, peristiwa itu terjadi ketika dirinya singgah di toko grosir milik Haji Muddin untuk membeli kacang Sabtu 10 oktober 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.
Karena merasa hanya sebentar berbelanja, Kurniawati mengaku meninggalkan kunci sepeda motornya di kendaraan tersebut.
Namun, setelah selesai berbelanja, ia mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula. Sebaliknya, sebuah Honda Scoopy dengan warna serupa justru tertinggal di lokasi.
“Saya lihat ke belakang, ada honda yang mirip dengan punya saya. Warnanya sama, putih agak krem. Setelah saya periksa, ternyata bukan motor saya. Kuncinya juga tidak ada,” tutur Kurniawati.
Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Honda Scoopy bernomor polisi BL 4143 TAJ atau merasa keliru membawa kendaraan tersebut, dapat menghubungi Kurniawati melalui nomor telepon 0823-7095-4707.
Awalnya, ia sempat menanyakan kepada orang-orang di sekitar toko mengenai pemilik sepeda motor yang tertinggal. Namun, tidak ada yang mengetahui siapa yang membawa kendaraannya.
Kurniawati menduga seseorang keliru mengambil sepeda motor karena model dan warnanya hampir sama. Ia menegaskan tidak ingin membawa pulang kendaraan yang bukan miliknya meskipun kondisinya serupa.
“Saya tetap mau motor saya sendiri. Untuk apa saya membawa motor orang lain, meskipun bagus atau baru? Saya tidak mau,” ujarnya.
Atas saran kerabatnya, Kurniawati kemudian meminta bantuan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sepeda motor yang tertinggal selanjutnya berada di Polsek Samadua.
Kurniawati menjelaskan, sepeda motor tersebut dibelinya sendiri secara tunai dan selama ini digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk berjualan kacang asin dan keripik.
Ia berharap orang yang membawa sepeda motornya segera mengembalikannya, baik dengan menyerahkan kendaraan ke Polsek Samadua maupun menghubunginya secara langsung.
“Harapan saya, siapa pun yang membawa motor saya, tolong segera dikembalikan. Motor itu saya gunakan untuk bekerja dan berjualan,” katanya
Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan Honda Scoopy bernomor polisi BL 4143 TAJ atau merasa keliru membawa kendaraan tersebut, dapat menghubungi Kurniawati melalui nomor telepon 0823-7095-4707