Tuesday, 21 July 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Bendungan Rukoh dan Keureuto Diresmikan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Irigasi Aceh

Bendungan Rukoh dan Keureuto Diresmikan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Irigasi Aceh

**Pidie** – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh menghadiri rangkaian peresmian Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie yang dilakukan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual dari Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026).

 

Dari lokasi Bendungan Rukoh, Sekda Aceh dan Forkopimda menyaksikan Presiden meresmikan secara serentak lima bendungan strategis nasional, yakni Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Bendungan Sidan di Bali, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Meninting di NTB.

 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, menjamin ketersediaan air baku, mengendalikan banjir, serta mendukung pengembangan energi baru terbarukan. Kelima bendungan tersebut dibangun selama periode 2015–2025 dengan total investasi mencapai Rp9,79 triliun.

 

Presiden menjelaskan, lima bendungan tersebut mampu menyuplai air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, mengurangi potensi banjir di lahan seluas 932 hektare, serta mendukung pengembangan energi bersih melalui pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung. Infrastruktur itu juga didukung jaringan irigasi sepanjang 279,98 kilometer yang akan mengairi sekitar 39.540 hektare lahan pertanian.

 

Bagi Aceh, Bendungan Rukoh dan Bendungan Keureuto menjadi infrastruktur strategis yang diharapkan memperkuat sistem irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, menyediakan air baku bagi masyarakat, mengurangi risiko banjir, sekaligus membuka peluang pengembangan energi terbarukan.

 

Usai mengikuti peresmian, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan bahwa selesainya pembangunan Bendungan Rukoh dan Bendungan Keureuto merupakan langkah penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat pembangunan sektor pertanian di Aceh.

 

Menurutnya, Pemerintah Aceh siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat kedua bendungan tersebut dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

 

Turut mendampingi Sekda Aceh dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Aceh, jajaran Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Pemerintah Kabupaten Pidie, serta para pemangku kepentingan lainnya yang mengikuti agenda peresmian Presiden dari kawasan Bendungan Rukoh.[]