ACEH SELATAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Aceh Selatan menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelaporan inovasi daerah dalam menghadapi penilaian Innovative Government Award (IGA) 2026.
Bimtek yang dipimpin Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Aceh Selatan, Cut Dini Haryuni, S.STP., M.PA, diikuti oleh perwakilan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan Dayah, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Dinas Perhubungan, Sekretariat Baitul Mal, Sekretariat Kecamatan Kota Bahagia, UPTD Puskesmas, hingga sejumlah sekolah yang telah mengajukan inovasi untuk penilaian IID 2026.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai mekanisme penginputan data inovasi, penyusunan dokumen pendukung, serta pemenuhan indikator penilaian Indeks Inovasi Daerah. Pemahaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi sekaligus memperkuat peluang Aceh Selatan meraih hasil optimal dalam ajang IGA 2026.
Bappeda Aceh Selatan juga mendorong seluruh perangkat daerah dan unit pelayanan publik agar terus melahirkan inovasi yang tidak hanya memenuhi aspek penilaian, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inovasi dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik di daerah.
Melalui penguatan kapasitas aparatur dan optimalisasi pelaporan inovasi, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.[]
"Inovasi untuk Pelayanan yang Lebih Baik, Aceh Selatan Semakin Maju."
Sumber: Bappeda Aceh Selatan