Tuesday, 21 July 2026
Cari Berita
✕ Tutup

Aceh Selatan Terima 634 Unit Bantuan Rumah dari Pemerintah Pusat

Aceh Selatan Terima 634 Unit Bantuan Rumah dari Pemerintah Pusat

TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kembali memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui program bantuan perumahan. Sebanyak 634 unit rumah akan mendapatkan peningkatan kualitas dengan total anggaran mencapai Rp11,665 miliar yang bersumber dari APBN.

 

Bantuan tersebut terdiri atas 347 kepala keluarga (KK) penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta 287 KK penerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan, Renol Riandy, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif yang dilakukan Bupati Aceh Selatan dengan kementerian terkait.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan, Renol Riandy, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil komunikasi intensif yang dilakukan Bupati Aceh Selatan dengan kementerian terkait.

 

"Setelah Bupati melakukan komunikasi dengan kementerian, kami dari Dinas Perkim langsung mengintensifkan koordinasi dan komunikasi untuk menyiapkan seluruh administrasi serta data yang diperlukan sebagai persyaratan program bantuan rumah ini," ujarnya.

 

Renol menjelaskan, program tersebut akan menyasar masyarakat di berbagai kecamatan, mulai dari Kecamatan Labuhan Haji Barat hingga Kecamatan Trumon Timur. Dengan cakupan tersebut, pemerintah berharap bantuan dapat memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak.

 

"Alhamdulillah, Aceh Selatan mendapatkan alokasi sebanyak 634 unit rumah. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat karena program ini akan membantu meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.

 

Pelaksanaan peningkatan kualitas rumah dijadwalkan dimulai pada semester kedua tahun 2026 setelah seluruh tahapan administrasi dan persiapan teknis selesai.

 

Selain itu, Renol menyebutkan jumlah penerima bantuan masih berpotensi bertambah hingga lebih dari 1.000 penerima manfaat sebelum akhir tahun 2026.

 

"Kita melihat kemungkinan bantuan rumah ini berpotensi bertambah hingga lebih dari 1.000 penerima manfaat sampai akhir tahun 2026 nantinya," pungkasnya.[]